Tim GERAK PZU dan SIGAB PERSIS Kab. Tasikmalaya Tanggap Bencana

0
5671

Tasikmalaya, hayatuna.net – Dalam rangka mencegah semakin merebaknya wabah virus Covid-19, Pusat Zakat Umat Kabupaten Tasikmalaya melakukan penyemprotan disinfektan di masjid-masjid dan pesantren. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan Siaga Bencana Persatuan Islam (SIGAB Persis) dan Brigade Persis yang keseluruhannya dinamakan tim GERAK (Gerakan Kesehatan Umat).

Tim GERAK memulai aksi dari hari Kamis tanggal 19 Maret 2020 ke masjid dan pesantren yaitu diantaranya dimulai dari PC Persis Kadipaten, PC Persis Sukaresik, PC Persis Ciawi termasuk lokasi PPI 32, PC Persis Jamanis, PC Persis Rajapolah, PPI 79 Ciberekah.

Pada hari Ahad, 22 Maret tim melakukan penyemprotan dan edukasi pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di dua tempat yang agak berjauhan, yaitu PC Cisayong (Masjid Al-Ittihad) dan PC Persis Manonjaya. yang disambung penyemprotan disinfektan dan edukasi di SMA Plus Muallimin Rajapolah, RA Persis Rajapolah, Rumah Tahfidz Al-Falah, dan Masjid Tanjungsirna.

“Penyemprotan di masjid-masjid dan pesantren yang dilakukan PZU, SIGAB, dan BRIGADE (tim GERAK) merupakan upaya preventif terhadap virus covid-19. Kegiatan ini adalah bentuk edukasi terutama pemberian contoh pada jemaah atau DKM setempat. Harapanya masyarakat bisa meniru tata cara penyemprotan karena ini mesti rutin dilakukan dan tidak bisa terus-menerus mengandalkan tim.” Kata H. Iman Firman, S.Si, Apt. selaku Ketua PZU Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam praktiknya, edukasi mengenai bahaya virus Corona ini dilakukan dengan memasang spanduk di tiap masjid dan juga tata cara pencegahannya terutama cara mencuci tangan yang baik.
Diakui bahwa kegiatan ini belum sepenuhnya bisa merata di semua jamaah yang ada di Kabupaten Tasikmalaya karena keterbatasan personil dan alat. Pak Taufik dari Kadipaten menyayangkan masjid yang disterilisasi tidak termasuk masjid yang biasa dipakai jum’atan, oleh karena itu agenda penyemprotan disinfektan ini akan dilanjutkan setelah donasi terkumpul kembali.

“Kita akan lanjutkan kegiatan sterilisasi terutama di masjid-masjid yang belum teredukasi. Rencananya akan dibatasi 20 masjid terlebih dahulu. Saat ini sudah 18 masjid yang terdaftar. Kita akan atur jadwalnya nanti.” Ujar Kang Aep selaku Koordinator Satgas Respon Persis untuk pencegahan Covid-19 di lingkup PD Persis Kabupaten Tasikmalaya.
Ustadz Dede Amsa selaku Wakil Ketua 2 PD Persis Kab. Tasikmalaya memberikan arahan terkait kegiatan ini.

“Pertama, untuk menghemat energi dan menjaga stamina personil, ada baiknya SIGAB dan PZU memberikan penyuluhan tentang sterilisasi dengan menggunakan disinfektan kepada warga yang membutuhkan serta menyiapkan campuran yang akan digunakan dalam penyemprotan di lingkungan masyarakat. Kedua, sebaiknya masyarakat jam’iyyah proaktif, tidak sekadar menunggu. Ketiga, datanglah ke markas SIGAB sebagai wujud ta’awwun, jangan terkesan ingin dilayani. Keempat, segera implementasikan hasil kajian (edukasi) yang didapat selama ini. Kelima, berusahalah memberi manfaat jangan hanya menerima. Keenam, inilah saatnya bahu-membahu menjaga lingkungan sendiri. Ketujuh, Perlu disadari bahwa situasi ini adalah persoalan jama’i, sementara personil SIGAB sangat terbatas. Berdasarkan hal tersebut kami atas nama Pimpinan Daerah Persis mengintruksikan kepada seluruh warga jamiyyah agar segera tanggap.”

Tentu saja untuk melanjutkan kegiatan yang baik ini perlu ditunjang dengan dana yang tidak sedikit. Sebab itu PZU membuka donasi untuk pencegahan penyebaran pandemik Covid-19 dengan kegiatan edukasi masyarakat dan pengadaan alat-alat kebersihan untuk fasilitas dakwah, masjid, dan pesantren.

“Masyarakat bisa mempercayakan donasinya kepada PZU untuk kebutuhan pengadaan hand sanitizer, masker, sabun cuci tangan, disinfektan, lap microfiber dengan menyalurkan donasi melalui rekening BSM 7096-555-444 atas nama Pusat Zakat Umat atau bisa terlebih dahulu menghubungi nomor 085353064686.” Ujar Bu Evi Luthfia Rosyidah dari PZU Kab. Tasikmalaya. (/MF)



LEAVE A REPLY